Bondowoso,Ivestigasi Indonesia – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Bondowoso, Selasa (2/6/2026), guna meninjau langsung lokasi pembangunan Yonif TP di Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin, serta pembangunan Jembatan Perintis Garuda "Negara Hadir untuk Rakyat" yang menghubungkan Kabupaten Bondowoso dan Situbondo.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan sarana pertahanan dan infrastruktur strategis berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kedatangan Pangdam V/Brawijaya bersama rombongan disambut oleh jajaran Forkopimda Bondowoso, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Prawito, serta sejumlah pejabat Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Mayjen TNI Rudy Saladin terlebih dahulu menyerahkan bantuan sosial kepada warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat sekitar lokasi pembangunan.
Selanjutnya, Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Prawito memaparkan perkembangan pembangunan Yonif TP yang berada di Dusun Pondok Jeruk, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin. Paparan tersebut menjelaskan progres pembangunan, manfaat strategis keberadaan satuan baru TNI AD, serta dampak positif yang diharapkan bagi peningkatan perekonomian masyarakat setempat.
Pangdam juga menyaksikan tayangan video testimoni perangkat desa dan warga yang menyampaikan dukungan terhadap pembangunan Yonif TP. Kehadiran satuan tersebut dinilai mampu membuka peluang usaha, meningkatkan konektivitas wilayah, dan memperkuat stabilitas keamanan daerah.
Usai menerima paparan, Pangdam bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Yonif TP guna melihat kondisi lapangan dan perkembangan pekerjaan yang sedang berlangsung.
Kegiatan kemudian dilanjutkan menuju lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda "Negara Hadir untuk Rakyat" yang menghubungkan Desa Gadingsari, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso dengan Desa Sumberargo, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat, mempercepat mobilitas barang dan jasa, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.
Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Prawito menyampaikan bahwa kunjungan Pangdam V/Brawijaya menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus mempercepat pembangunan berbagai program strategis yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Pernyataan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A.
"Pembangunan Yonif TP dan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan wujud nyata sinergi TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen bangsa dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran satuan TNI tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka akses pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar."
"Kami ingin memastikan seluruh pembangunan berjalan sesuai rencana dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran Yonif TP dan Jembatan Perintis Garuda merupakan bukti bahwa negara hadir untuk rakyat, terutama dalam membuka akses, memperkuat keamanan, dan mendorong kemajuan daerah."
"Kunjungan ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat," ujarnya.
Melalui peninjauan tersebut, diharapkan pembangunan Yonif TP dan Jembatan Perintis Garuda dapat berjalan optimal sehingga menjadi simbol nyata hadirnya negara dalam memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mendorong pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di kawasan Bondowoso dan Situbondo.(Aziz)

0 Komentar